Fiber Optik merupakan saluran transmisi yang terbuat dari kaca atau plastik yang digunakan untuk mentransmisikan data dengan cara merubah sinyal listrik menjadi cahaya. Cahaya yang ada di dalam serat optik sulit keluar karena indeks bias dari kaca lebih besar daripada indeks bias dari udara. Sumber cahaya yang digunakan adalah laser, leser digunakan karena mempunyai lebar spektrum yang sempit. Kecepatan transmisi serat optik sangat tinggi sehingga sangat bagus digunakan sebagai saluran komunikasi. Di bawah ini contoh gambaran sederhana mengenai fiber optik single mode.
Serat optik terdiri dari 2 bagian, yaitu cladding dan core. Cladding adalah selubung dari core. Cladding mempunyai indek bias lebih rendah dari pada core akan memantulkan kembali cahaya yang mengarah keluar dari core kembali kedalam core lagi.
Penemuan fiber optik sebagai media transmisi pada suatu sistem komunikasi didasarkan pada hukum Snellius untuk perambatan cahaya pada media transparan seperti pada kaca yang terbuat dari kuartz kualitas tinggi dan dibentuk dari dua lapisan utama yaitu lapisan inti yang biasanya disebut core terletak pada lapisan yang paling dalam dengan indeks bias n1 dan dilapisi oleh cladding dengan indeks bias n2 yang lebih kecil dari n1.
Menurut hukum Snellius jika seberkas sinar masuk pada suatu ujung fiber optik ( media yang transparan ) dengan sudut kritis dan sinar itu datang dari medium yang mempunyai indeks bias lebih kecil dari udara menuju inti fiber optik ( kuartz murni ) yang mempunyai indeks bias yang lebih besar maka seluruh sinar akan merambat sepanjang inti (core) fiber optik menuju ujung yang satu.
Dewasa ini ada 3 jenis fiber optik yang populer pemamfatannya pada sistem komunikasi Fiber Optik yaitu:
a. Fiber optik multimode step indek
b. Fiber optik multimode Graded
c. Fiber optik single mode
Pembagian serat optik dapat dilihat dari 2 macam perbedaan :
- Berdasarkan Mode yang dirambatkan :
- Single mode : serat optik dengan core yang sangat kecil, diameter mendekati panjang gelombang sehingga cahaya yang masuk ke dalamnya tidak terpantul-pantul ke dinding cladding.
- Multi mode : serat optik dengan diameter core yang agak besar yang membuat laser di dalamnya akan terpantul-pantul di dinding cladding yang dapat menyebabkan berkurangnya bandwidth dari serat optik jenis ini.
2. Berdasarkan indeks bias core :
- Step indeks : pada serat optik step indeks, core memiliki indeks bias yang homogen.
- Graded indeks : indeks bias core semakin mendekat ke arah cladding semakin kecil.
Jadi pada graded indeks, pusat core memiliki nilai indeks bias yang paling besar. Serat graded indeks memungkinkan untuk membawa bandwidth yang lebih besar, karena pelebaran pulsa yang terjadi dapat diminimalkan.
sumber : PT. Telkom, Wikipedia






Owowowowow jadi yang dilewatkan kabel optik itu cahaya hasil penggubahan dari listrik? Baru tau sy. Informasi baru bagi sy.
Kalau kabelnya putus, apakah bisa disambung? Kalau nyambungnya manual seperti kabel biasa, nanti cahayanya bisa muter-muter dulu di sambungan itu ya? Atau harus dengan teknologi cermat cara menyambungnya?
Oleh: febriosw on Februari 7, 2012
at 10:45 am
bisa seperti itu gan,..
tpi skrang cahaya yang digunakan adalah cahaya laser dan ada tipe2nya untuk laser tersebut.
dan optik ini bukan kabel gan, ini serat kaca beda sama kabel. jadi kalo putus gk bisa disambung sembarangan, ada teknik khususnya seperti pake mekanik atau splicer. jadi nyambungnya semacam dipanasin gtu inti seratnya gan…. dan berbahaya kalo belum ahli dlam smbung menyambung. soalnya serat optik bisa masuk ke pori2 dan pembuluh darah..
Oleh: riyadi2405 on Februari 7, 2012
at 10:52 am